Bupati Nunukan Percepat Subsidi Penerbangan, Urai Antrean Warga Krayan

Wednesday, 7 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NUNUKAN, PuspitaNews – Warga perbatasan RI-Malaysia di dataran tinggi Krayan, Nunukan, Kalimantan Utara, masih memadati loket bandara. Mereka mengincar tiket arus balik Nataru yang kian menipis. Keterbatasan kursi pesawat perintis yang hanya memuat 12 orang memicu antrean panjang hingga hari ini.

Ketua Komisi 3 DPRD Nunukan, Rian Antoni, meminta pemerintah daerah segera mengeluarkan kebijakan khusus. Ia melihat warga Krayan selalu kesulitan setiap musim mudik dan balik. Masalah klasik ini menuntut solusi cepat guna memecah kebuntuan transportasi.

Mahasiswa dan Pekerja Terhambat

Keterlambatan jadwal terbang merugikan banyak pihak. Mahasiswa terancam absen kuliah, sementara para karyawan mulai kehilangan waktu kerja. Tekanan ini membuat sebagian warga meminta bantuan legislator Dapil Krayan untuk memesan tiket jalur khusus.

Rian Antoni menolak permintaan tersebut demi menjaga keadilan. Ia menilai semua penumpang memiliki urusan mendesak. Menyerobot antrean hanya akan memperkeruh suasana di lapangan.

Suntikan Dana Rp 8,6 Miliar

Kabar baik datang dari Bupati Nunukan melalui peluncuran Subsidi Ongkos Angkut (SOA) penumpang pada awal tahun. Pemerintah Kabupaten Nunukan menyiapkan anggaran Rp 8,6 miliar guna membiayai operasional maskapai Susi Air.

Program ini melayani dua rute strategis:

• Nunukan – Long Bawan (PP): 408 kali penerbangan.

• Nunukan – Binuang (PP): 104 kali penerbangan.

Rian memuji langkah cepat Bupati dalam mempercepat kontrak SOA. Kebijakan tersebut secara langsung membantu warga Krayan kembali melanjutkan studi dan pekerjaan di luar daerah.

Komitmen Pemerintah di Perbatasan

Bupati Nunukan, Irwan Sabri, memprioritaskan penerbangan Krayan karena faktor geografis. Jalur udara menjadi satu-satunya akses penghubung wilayah perbatasan ini dengan dunia luar.

Pemerintah memulai operasional SOA sejak 6 Januari 2026 dan akan terus berjalan hingga Desember mendatang. Melalui langkah ini, Irwan membuktikan kehadiran nyata negara bagi masyarakat pedalaman Krayan. (Reyna)

Berita Lainnya

BNPP Fokus Kembangkan Kawasan Perbatasan Nunukan Secara Terpadu
Kaltara Optimalkan SAKIP dan Zona Integritas Demi Pelayanan Publik Berkualitas
Pеmеrіntаh Kесаmаtаn Sebatik Utara Musnahkan Produk Kadaluwarsa Demi Lindungi Warga
Ukir Prestasi Nasional, Bupati Bulungan Raih TOP Pembina BUMD 2026
Sosialisasi BMD di Nunukan, Pemkab Perkuat Tata Kelola Aset Lewat Regulasi Baru
Antusiasme Tinggi, 21 Tim dari Berbagai Sekolah Ramaikan LKBB di Kantor Imigrasi Nunukan
Aksi Cepat BPBD Bersihkan Pohon Tumbang, Akses Jalan Kembali Lancar
Sekprov Kaltara Dukung Event Back to School Run 5K, Dorong Kemajuan Olahraga

Berita Lainnya

Friday, 17 April 2026 - 13:43 WITA

BNPP Fokus Kembangkan Kawasan Perbatasan Nunukan Secara Terpadu

Thursday, 16 April 2026 - 11:42 WITA

Kaltara Optimalkan SAKIP dan Zona Integritas Demi Pelayanan Publik Berkualitas

Tuesday, 14 April 2026 - 14:42 WITA

Pеmеrіntаh Kесаmаtаn Sebatik Utara Musnahkan Produk Kadaluwarsa Demi Lindungi Warga

Tuesday, 14 April 2026 - 10:20 WITA

Ukir Prestasi Nasional, Bupati Bulungan Raih TOP Pembina BUMD 2026

Tuesday, 14 April 2026 - 10:07 WITA

Sosialisasi BMD di Nunukan, Pemkab Perkuat Tata Kelola Aset Lewat Regulasi Baru

Berita Terkini